STRATEGI KOMUNIKASI BUDAYA PARIWISATA BERBASIS KEARIFAN LOKAL DI DESA SEGARAJAYA KABUPATEN BEKASI

Authors

  • Reni Novia Universitas Dian Nusantara, Jakarta
  • Dede Sulaeman Institut Bisnis Muhammadiyah Bekasi
  • Nurul Rahmawati Putri Pertiwi Institut Bisnis Muhammadiyah Bekasi
  • Mikael Zidane Alvin Ramadian Institut Bisnis Muhammadiyah Bekasi

Keywords:

Komunikasi Budaya, Media Promosi Digital, Pariwisata, Kearifan Lokal, Desa Wisata

Abstract

Upaya mempromosikan pariwisata berbasis kearifan lokal mendesak sebagai strategi fundamental di tengah modernisasi untuk mempertahankan identitas, memberdayakan ekonomi lokal, dan mendukung pembangunan berkelanjutan. Desa Segarajaya, Kabupaten Bekasi, memiliki kekayaan kearifan lokal yang belum optimal dimanfaatkan untuk pariwisata. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan merumuskan strategi komunikasi budaya yang kontekstual, partisipatif, dan adaptif terhadap digitalisasi guna mengoptimalkan potensi tersebut. Penelitian kualitatif studi kasus ini melibatkan pemerintah desa, komunitas, dan pengelola wisata Desa Segarajaya sebagai subjek utama. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan analisis dokumen, lalu dianalisis secara tematik. Kebaruan penelitian terletak pada pendekatan strategi komunikasi budaya kontekstual-partisipatif, fokus pada desa pesisir peri-urban, integrasi kearifan lokal dalam komunikasi pariwisata, dan pengembangan model berbasis komunitas. Temuan utama menunjukkan bahwa strategi komunikasi budaya paling efektif adalah kombinasi dari Narasi Digital Berbasis Cerita Lokal dan Keterlibatan Komunitas Aktif. Media sosial dominan digunakan sebagai sarana storytelling otentik, bukan hanya promosi destinasi. Tantangan utama yang dihadapi meliputi rendahnya literasi digital pengelola komunitas dan kurangnya integrasi antar-platform digital. Hasil penelitian mengimplikasikan perlunya Kebijakan Pelatihan dan Pengembangan Kapasitas Digital terstruktur bagi pemangku kepentingan desa. Pemerintah Daerah juga perlu memfasilitasi Peta Jalan Digitalisasi Pariwisata Berbasis Komunitas, dengan kearifan lokal sebagai konten utama, serta memastikan alokasi dana desa untuk infrastruktur dan keterampilan komunikasi digital yang berkelanjutan.

Downloads

Published

2025-11-30